Kita kenal saat bangku sekolah
Saat itu mukamu merah
Karena malu, bukan karena marah
Waktu tanpa terasa begitu cepat berlalu
Kudekati hatimu
Saat itu, kita masih malu malu
Kuungkap semua perasaanku
Bahwa aku mencintaimu
Kau pergi tuk kejar semua mimpi
Saat itu aku sendiri dan hanya berteman sepi
Semua itu terasa begitu menyiksa diri
Samp[ai akhirnya q tak kuat lagi
Maaf, kucoba tuk coba cari penggantimu
Ber4harap bisa obati sepi dalam hariku
Tapi nyata, semua itu berlalu
Dan kembali kunyanyikan lagu sendu
Kini, kutahu kau terluka
Dan mungkin tak pernah dapat kau lupa
Maafkan aku yang tak sempurna
Sesempurna cinta dan tulus mu setia
Terima kasih atas warna yang kau beri
Semua itu terasa begitu berarti
Kuberharap kelak suatu saat nanti
Kau akan mengerti
Kenapa aku begini









Hmm masih inget masa lalu aja..
tak usah mengharapkan sesuatu yg sdah prgi..
sekarang saatnya menatap ke depan..
wu ngeleng ke aqu ro masa llu ku lek